Saturday, October 17, 2015

Senam hamil metode pillates

Mohon maaf fotonya cuma dikit dan diambil dengan handphone soalnya malu mau foto-foto dengan kamera besar :)
Hallo,
Pada kehamilan kedua ini saya agak merasa bersalah karena dulu di kehamilan pertama saya rajin mengikuti senam hamil, hamil yang kedua ini agak lebih males hehe kadang milih tidur dirumah daripada senam, jangan ditiru ya..

Emangnya senam hamil itu perlu ya? Nah, kalo saya bilang senam hamil itu perlu karena banyak manfaatnya.

Saya mengikuti kelas senam hamil pada kehamilan pertama dan kedua ini di RS Limijati Bandung, di RS ini ada 2 metode yaitu yoga dan pillates. Kebetulan saya belum pernah nyoba senam hamil di tempat lain jadi saya akan share sesuai pengalaman aja ya.


Metode yang saya ikuti dalam senam hamil adalah metode pillates, bukan yoga. Kenapa? bukan gimana-gimana, cuma kebetulan pilihan aja karena saya emang kurang suka dengan yoga.
Pillates untuk ibu hamil bisa dilaksanakan ketika sudah memasuki trimester ke-3, bagi yang kurang dari itu disarankan untuk memilih metode yoga. Senam ini dilakukan 2-3 kali dalam seminggu sudah cukup.

Persiapan senam hamil metode pillates:
Waktu
Pillates menghabiskan kira-kira waktu 60 menit. Datanglah ke ruang senam 10 menit sebelum mulai agar kita bisa relaksasi dulu, sambil ngobrol bareng ibu hamil yang lain (tapi jangan ghibah hehehe).
Pakaian
Baju yang biasa saya pake untuk senam kurang lebih seperti ini:
Celana: celana bahan kaos dengan pinggang karet yg lentur, kebetulan saya masih menyimpan celana bahan kaos merek Casa Elana yang nyaman sangat nyaman di perut.
Legging hamil: saya gak punya legging hamil merek khusus. Saya punya legging merek simple chic yang karetnya bisa sampe atas perut dan tidak sakit.
Baju: baju dengan bahan yg menyerap keringat penting karena walaupun gerakannya kecil-kecil tapi pillates ini bener-bener bikin keringetan. Jangan terlalu ketat karena kurang nyaman dirasa (bikin susah nafas) dan kurang nyaman dilihat temen senam yg lain, hehe.
Jangan terlalu longgar karena akan mengganggu gerakan senam.
Saya biasanya pake kaos nutup pantat atau manset nutup pantat. Manset saya beli merek zoya, nyaman dan nyerap keringat.
Kerudung: biasanya saya pake kerudung instan bahan kaos juga, merek deynscarf. Kalo kepanasan bgt saya buka cuma pake Kanna inner merek deynscarf juga. 
Teman senam banyak yang kadang sampe dibuka semua kerudungnya, gapapa sih karena satu ruangan tertutup dan semua perempuan.
Sepatu: gausah pake sepatu karena ini bukan main basket hahaha

Setelah selesai senam biasanya kita diberi edukasi tentang cara-cara bernafas saat terjadi kontraksi dan cara mengejan yang benar. Ini perlu dan selalu diulang di tiap pertemuan karena pas hari H kadang kebawa panik jadi lupa semua edukasinya.
Selain itu kita juga dibeli edukasi tentang menyusui, memandikan bayi, merawat pusar bayi, kadang juga ada edukasi dari klinik gigi. Bawalah baju ganti, karena baju yang kita pakai senam biasanya sudah terkena keringat.

Manfaat senam hamil:
1. Bertemu dan ngobrol dengan sesama ibu hamil bisa memberi kita inspirasi dan motivasi.
2. Bagi yang baru pertama hamil, dengan ikut senam kita bisa mengurasi rasa takut, parno, panik, was-was akan lahiran. Kita jadi lebih siap mental dan lebih rileks.
3. Badan lebih fit dan segar, tidak mudah terkena kram atau sesak nafas.
4. Mempermudah persalinan karena kita telah dibiasakan dengan teknik nafas yang benar.
5. Memperkuat jantung dan paru-paru.
6. Tidur lebih nyenyak.
7. Menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan.

Bagi yang tinggal di Bandung, senam hamil di RS Limijati bisa diikuti setiap hari Senin dan Selasa pukul 16.30-17.30 dan Sabtu pukul 11.00-12.00
.
Semoga artikel ini bermanfaat ya..